Jumat, 08 Februari 2019

Published Februari 08, 2019 by with 0 comment

Cara Efektif Melakukan Pencegahan Difteri


Pencegahan difteri yang efektif penting untuk dilakukan. Ya, penyakit yang satu ini tidak boleh diremehkan. Apa lagi pada beberapa kasus penderita penyakit difteri ini berujung dengan kematian. Difteri sendiri merupakan penyakit menular yang menyerang pada bagian selaput lendir dan tenggorakan. Akibatnya saluran pernafasan menjadi tersumbat. 

Beberapa gejala dari sakit difteri bisa dikenali dari penderita mengalami batuk keras,  bagian tenggorokan berlapis selaput, terjadi radang pada tenggorokan, hingga penderita susah bernapas.
Cara Mencegah Penyakit Difteri

Dibanding mengobati lebih baik melakukan pencegahan difteri agar risiko terserang penyakit ini dapat dihindari. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit difteri.

1.     Vaksin
Melakukan vaksin DPT merupakan solusi terbaik untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit ini. Biasanya vaksinasi tersebut dilakukan sejak usia bayi. Mulai dari usia 2 bulan dan kemudian berlanjut saat usia 4 bulan, 18 bulan hingga antara usia 4 sampai 6 tahun. Jadi total ada lima kali vaksin DPT yang diberikan pada anak. 

Selain itu, juga perlu dilakukan pengulangan vaksin setiap 10 tahun sekali. Ini dilakukan agar proses pencegahan terhadap difteri ini tetap bisa efektif dilakukan. 

2.    Waspada
Seringkali kasus difteri terjadi pada pemukiman padat penduduk. Oleh karena itu, jika Anda tinggal di lingkungan tersebut, harus lebih waspada. Usakan kondisi rumah dan lingkungan selalu terjaga kebersihannya sehingga kemungkinan terserang penyakit ini bisa diminimalkan.
3.    Selalu Menjaga Kesehatan
Seseorang mengalami difteri sering karena lemahnya sistem imun pada tubuh. Oleh karena itu, Anda harus selalu berusaha menjaga kesehatan dengan baik. Dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat membuat bakteri difteri ini akan sulit masuk ke dalam tubuhmu. Konsumsilah makanan dan minuman yang bernutrisi tinggi.
4.    Jauhkan dari Penderita Difteri
Difteri merupakan penyakit menular. Untuk itu jika ANda mengetahui ada penderita, sebaiknya jauhkan diri dan anggota keluarga dari penderita tersebut. Tujuannya untuk menghindari agar Anda dan anggota keluarga tidak sampai tertular. 

Terlebih bagi anak dan balita. Sebab sering kali difteri memang dialami oleh anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka yang memang tidak sekuat orang dewasa. Hindari kontak langsung dengan penderita difteri. Jika memang harus bersentuhan, pastikan Anda memakai kaos tangan. Selain itu, pastikan pula untuk memakai masker.
5.     Jaga Kebersihan
Selalu upayakan untuk menjaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan. Biasakan sering mencuci tangan. Ini merupakan cara pencegahan difteri yang efektif untuk Anda lakukan. Di samping itu, selalu jaga kebersihan kamar, rumah dan lingkungan sekitar. Dengan memastikan kondisi rumah selalu bersih, kecil kemungkinan bakteri ini akan bersarang. 

Tingkat kewaspadaan ini juga harus ditingkatkan saat musim hujan. Sebab saat musim penghujan, virus bisa menular lebih cepat. Untuk itu, pastikan rumah dan lingkungan selalu bersih.  

Demikianlah beberapa cara melakukan pencegahan difteri yang efektif. Tingkat perlindungan diri merupakan hal paling utama yang perlu dilakukan. Selain dengan memberikan vaksin, Anda juga perlu mencegah potensi sampainya virus difteri itu ke tubuh. Oleh karena itu, sebisa mungkin Anda harus menjaga agar tidak melakukan kontak langsung dengan pendrita difteri maupun sumber-sumber yang menjadi sarang bakteri difteri. 

Oia, apakah putra-putri Anda sudah melakukan vaksin DPT? Jika belum, ada baiknya Anda segera mencari informasi di puskesmas atau dinas kesehatan terdekat perihal vaksin ini. Imunisasi DPT merupakan program pemerintah untuk melakukan pencegahan difteri bagi anak dari usia 1 sampai 9 tahun. Dengan mengikuti vaksinasi DPT, kecil kemungkinan anak terkena difteri.

      edit

0 komentar:

Posting Komentar