Jumat, 19 Juli 2019

Published Juli 19, 2019 by with 0 comment

Yuk, Perhatikan 6 Hal Penting sebelum Kamu Beli Kamera Second!

Sumber : pricebook.co.id

Di jaman milenial ini sudah banyak masyarakat yang lebih tertarik menggunakan kamera mirrorless daripada DSLR. Masyarakat lebih memilih menggunakan kamera mirrorless ketimbang DSLR karena bentuknya yang lebih kecil serta simple dan compact. 

Sayangnya kamera mirrorless memiliki harga yang lebih mahal dari DSLR. Sehingga tak jarang mereka lebih memilih mencari kamera second daripada yang baru karena harganya lebih miring. Tapi kamu juga perlu mengetahui cara dan tips untuk membeli kamera mirrorless second agar tidak menyesal. Disini kami akan memberikan tips yang perlu kamu ketahui sebelum membeli kamera mirrorless secara second. Check this out!

1. Kondisi body kamera
Sumber : prelo.co.id

Bagian pertama yang perlu kamu cek sebelum membeli kamera mirrorless second yakni, pada body-nya. Pastikan kamu mengecek seluruh bagian body kamera second yang ingin dibeli apakah terdapat goresan, bopeng serta tulisan merk kamera masih terlihat jelas atau tidak. 

Jika ketika mengecek seluruh body kamu menemukan goresan bahkan menjumpai ada baut yang lepas, diperlukan pertimbangan untuk membeli kamera mirrorless second ini. Tetapi jika kamu tidak mempermasalahkan dengan kondisi body maka kamu bisa membelinya. Sehingga, apabila kamu merasa harga yang ditawarkan mahal dengan kondisi tersebut kamu bisa menawarnya kembali dengan harga yang lebih murah.

2. Kondisi lensa kamera
Sumber : idntimes.com

Bagian kedua yang perlu kamu lakukan sebelum membeli kamera second yakni cek lensa kameranya. Buat kamu yang menginginkan membeli kamera mirrorless second beserta dengan lensa bawaan sebaiknya cek lensanya juga. Pastikan jika lensanya berfungsi dengan baik serta cek bagian lensa apakah ada yang lecet atau tidak.

Karena lensa akan mempengaruhi kualitas hasil gambar atau video. Jika menurut kamu lensanya kurang meyakinkan sebaiknya beli kameranya saja. Kamu akan mendapatkan harga yang lebih murah karena tanpa membeli lensanya.

3. Kondisi baterai kamera
Sumber : blog.bantenkamera.com

Bagian yang perlu kamu cek selanjutnya adalah pada baterainya. Cek kondisi baterai kamera apakah sudah bocor atau belum. Coba gunakan kameranya untuk memotret beberapa foto dan cek apakah baterainya cepat berkurang atau tidak. Bila baterai berkurang saat memotret gambar sebaiknya kamu mencari kamera mirrorless second yang lain. Tetapi jika kamu tidak mempermasalahkan hal tersebut bisa membeli baterai cadangan yang lebih hemat dayanya dan sesuai dengan tipe kamera.

4. Kondisi layar kamera
Sumber : infotografi.com

Kamu perlu mengecek bagian layar kamera mirrorless yang ingin dibeli. Hal ini merupakan salah satu yang terpenting terlebih lagi jika kameranya memiliki tipe touch screen. Pastikan layarnya berfungsi dengan baik ketika disentuh. Selain itu kamu juga perlu memperhatikan apakah layar tersebut terdapat titik hitam atau dot pixel. Jika terdapat kecacatan pada layar sebaiknya cari kamera second lainnya karena untuk mengganti layarnya saja hampir setara dengan harga kameranya.

5. Ukuran sensor kamera
Sumber : tekno.kompas.com

Sebelum membeli kamera mirrorless second yang perlu kamu cek selanjutnya adalah pada bagian ukuran sensornya. Sensor kamera sendiri bisa dibilang sebagai nyawa dari setiap kamera, oleh sebab itu sangat penting mengecek bagian ini. Kamu harus mengetahui ukuran sensor dari kamera mirrorless second yang ingin kamu beli terlebih dahulu. Karena untuk kamera ini sendiri memiliki banyak berbagai jenis sensor seperti, Micro Four-Third atau APSC. 

6. Kelengkapan kamera
Sumber : zonalaptopdankamera.com

Kamu juga perlu mengecek kelengkapan kamera tersebut sebelum memilih untuk membelinya. Apakah harga yang ditawarkan sudah termasuk memory, baterai, charger baterai, strap atau tali kamera, tas hingga flash tambahan. Jika kamu merasa ada yang kurang lengkap ajukan saja untuk melakukan penawaran harga lagi kepada penjual.

Nah, itulah 6 tips sebelum membeli kamera mirrorless yang perlu kamu ketahui. Ketika kamu mendapatkan tawaran kamera mirrorless di bawah 1 juta diperlukan pengecekan dari 6 hal diatas. Jangan lupa lakukan 6 cara di atas ini ya sebelum memutuskan untuk membeli kamera mirrorless second!
Baca Selengkapnya
      edit

Rabu, 10 Juli 2019

Published Juli 10, 2019 by with 0 comment

Ciri dan Gejala Gangguan Pendengaran yang Harus Diwaspadai


Gangguan pada indera pendengaran sering sekali disepelekan.Padahal, menurut WHO, penyakit gangguan pendengaran menjadi penyakit yang memasuki angka tinggi di seluruh dunia. Ciri ciri gangguan pendengaran bisa dari yang ringan hingga parah.

Bila Anda atau orang terdekat Anda merasakan ada yang berbeda pada area telinga, lebih baik segera periksa kedokter. Sebab ada beberapa penyakit serius atau bahkan gangguan pendengaran parah seperti kehilangan pendengaran untuk selamanya yang berawal dari gejala ringan.

Ciri dan Gejala Anda Mengalami Gangguan Pendengaran

Berikut ciri dan gejala gangguan pendengaran yang harus diwaspadai dan terjadi pada orang dewasa.

1. Sering Meminta Pengulangan Ucapan
Ciri pertama, meminta orang lain mengulangi apa yang sudah diucap atau apa pun yang terdengar di telinga seperti saat sedang menonton film (dialog di dalamnya). Kegiatan tersebut sering sekali dilakukan tanpa disadari.

2. Merasa Lelah Karena Harus Fokus Mendengarkan
Anda sering merasa lelah sehabis beraktivitas yang berhubungan dengan mendengarkan sesuatu? Misalnya saat seharian harus berbicara pada banyak orang, mendengarkan orang-orang berbicara, dan sebagainya. Bila iya, kemungkinan Anda mengalami gangguan pendengaran. Karena biasanya Anda harus mengeluarkan energy ekstra untuk bisa focus mendengarkan dibandingkan orang lain yang memiliki kondisi pendengaran normal.

3. Memilih Menarik Diri Dari Pembicaraan
Ciri berikutnya ialah merasa kesulitan ketika harus berada di aktivitas pembicaraan sehingga lebih sering menarik diri untuk tidak terlibat. Walau sekilas terasa normal, merasa kesulitan ketika harus mampu mendengar pembicaraan terlalu sering merupakan gejala yang tergolong dalam gangguan pendengaran.

4. Sering Tidak Mendengar Dering telepon atau Suara Bel
Sering sekali merasa tidak mendengar ketika ada dering telepon atau ketika ada tamu yang memencet bel rumah? Hal tersebut bisa menjadi cirri Anda mengalami gangguan pendengaran karena daya konsentrasi indera pendengaran Anda tidak setajam kondisi normal.

Masih banyak cirri atau gejala sederhana yang sering sekali dialami oleh banyak orang dan menjadi tanda adanya gangguan pendengaran. Pada dasarnya cara kerja telinga setiap orang berbeda, namun tetap ada kondisi normal yang bisa dijadikan patokan apakah seseorang terkena gangguan pendengaran atau tidak.
Baca Selengkapnya
      edit

Jumat, 05 Juli 2019

Published Juli 05, 2019 by with 0 comment

Jalan Kaki, Cara Praktis Cegah Penyakit Jantung


Tahukah Anda bahwa jalan kaki dapat mencegah terjadinya penyakit jantung? Ini dia fakta medisnya!

Jalan kaki adalah salah satu aktivitas sederhana yang ternyata menyimpan manfaat luar biasa. Dikatakan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, jenis olahraga aerobik derajat ringan hingga sedang yang satu ini baik untuk menjaga kesehatan jantung, yang pada akhirnya mencegah terjadinya penyakit jantung.

“Saat Anda melakukan olahraga aerobik, kerja jantung dalam memompa darah akan ikut terpacu. Dengan ini, organ-organ tubuh juga akan mendapatkan pasokan oksigen dan gizi yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan optimal,” tutur dr. Sepriani.

Apa yang dikatakan dr. Sepriani ternyata sejalan dengan temuan studi yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology: Heart Failure. Studi ini mengatakan bahwa jalan kaki memiliki efek yang baik dalam mencegah kejadian gagal jantung pada wanita lansia. Lebih spesifik, para peneliti mengungkap bahwa setiap tambahan 30–45 menit aktivitas fisik harian, risiko gagal jantung bisa berkurang hingga sembilan persen.

Tak berhenti di situ, jalan kaki ternyata memiliki manfaat yang lebih besar lagi. Penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Kidney Diseases dan Duke University Medical Center, AS, melakukan jalan kaki setidaknya 30 menit sehari bisa mencegah terjadinya sindrom metabolik. Ini adalah keadaan yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes melitus, strok, dan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Di luar itu, jalan kaki selama 30 menit sehari juga bisa mendatangkan manfaat sehat berikut ini:

•    Mengurangi risiko terjadinya kanker payudara hingga 10–30 persen
•    Membuat tidur lebih nyenyak dan berkualitas
•    Membuat mood lebih baik, sehingga mencegah terjadinya stres maupun depresi
•    Menurunkan berat badan kurang lebih 11,3 kg dalam satu tahun
•    Membuat otak tetap aktif, sehingga penyakit Alzheimer tidak akan terjadi di kemudian hari
•    Mencegah terjadinya tulang keropos alias penyakit osteoporosis

Mengetahui bahwa jalan kaki dapat mencegah penyakit jantung dan mendatangkan beragam manfaat sehat lainnya, masihkah Anda ragu untuk melakukannya? Jangan lupa untuk mengimbangi kebiasaan jalan kaki 30 menit sehari dengan penerapan gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan sehat, dan cukup istirahat.
Baca Selengkapnya
      edit