Selasa, 24 Maret 2020

Published Maret 24, 2020 by with 0 comment

Pengertian Dan Manfaat Wakaf


Wakaf berasal dari bahasa Arab “waqafa” yang artinya berhenti atau menahan, sedangkan secara istilah fikih adalah sejenis pemberian yang pelaksanaannya dilakukan dengan jalan menahan kepemilikan barang yang diwakafkan tersebut untuk dimanfaatkan lebih lanjut oleh khalayak umum.
Secara umum Wakaf adalah perbuatan hukum wakif (orang Wakaf) untuk memisahkan dan / atau menyerahkan sebagian hartanya baik secara permanen atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya untuk tujuan keagamaan dan / atau kesejahteraan umum sesuai syariah.

Di Indonesia yang merupakan negara dengan penganut agama Islam terbesar didunia, tak ayal banyak masyarakatnya yang bersedia mewakafkan hartanya untuk khalayak ramai.

lalu, apasajakah manfaat berwakaf, berikut ulasannya!

1. Mendapatkan Pahala yang Terus Mengalir
Tujuan utama dari bersedekah adalah untuk beribadah, artinya mencari rida Allah SWT sekaligus demi mendapatkan pahala dari-Nya. Sedangkan dalam hal wakaf, pahala yang dicari adalah pahala yang tidak pernah putus. Bahkan ketika pemberi wakaf meninggal, pahala akan terus mengalir selama harta yang ia wakafkan bisa terus bermanfaat. Contoh sederhananya, Anda mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid, lalu masjid tersebut digunakan untuk beribadah dan sebagai pusat pendidikan agama. Walau Anda tidak berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan ibadah di masjid tersebut, Anda akan mendapatkan pahala karena masjid itu sangat bermanfaat bagi banyak orang.

2. Membantu Meringankan Beban Orang Lain
Manfaat wakaf tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Dengan berwakaf, maka Anda ikut membantu meringankan beban mereka yang sedang kesulitan. Misalnya berkontribusi langsung dalam wakaf pendidikan, tepatnya dalam hal pembangunan sekolah atau tempat belajar di daerah-daerah terpencil. Seperti yang Anda ketahui, kebanyakan daerah terpencil masih belum memiliki sarana pendidikan yang baik. Dengan wakaf yang Anda berikan, maka Anda sudah ikut membantu menghilangkan kesulitan mereka dengan menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang layak.

3. Bisa Menumbuhkan Jiwa Sosial
Islam mengajarkan umatnya untuk selalu berbagi dan peduli terhadap sesama. Semakin sering memberi sedekah, maka akan semakin tinggi rasa kepedulian Anda terhadap orang-orang di sekitar Anda. Disadari atau tidak, seseorang yang membagikan hartanya pada orang lain pasti akan merasa senang dan bahagia ketika pemberiannya bisa bermanfaat. Perasaan inilah yang kadang membuat seseorang merasa ketagihan untuk terus berbuat baik sekaligus lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Selain itu, berwakaf juga bisa melatih Anda untuk tidak terlalu mengagung-agungkan harta dan materi yang hanya bersifat sementara. Dengan adanya kesadaran bahwa harta adalah titipan dari Allah SWT, maka Anda juga akan merasa lebih ringan dalam menggunakan harta di jalan agama.

4. Menghapus Kesenjangan Sosial di Masyarakat
Sampai saat ini kesenjangan sosial masih terjadi di Indonesia. Parahnya, hal ini bisa menimbulkan masalah yang lebih rumit lagi seperti rasa iri, perselisihan di masyarakat, bahkan tindakan kriminal. Dengan adanya wakaf produktif dari orang-orang yang mampu, maka tidak ada lagi kesenjangan sosial di masyarakat. Semua orang, khususnya masyarakat miskin, akan mendapatkan hak yang sama, baik dalam hal pangan, pendidikan, maupun kesehatan.

5. Berkontribusi Dalam Pembangunan Bangsa
Wakaf produktif bisa berupa apa saja, misalnya sekolah atau suatu bentuk usaha yang keuntungannya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Sekolah dapat memberikan ilmu pada anak-anak muda, dan Indonesia sangat butuh generasi penerus yang cerdas dan berpendidikan tinggi. Begitu pula dengan wakaf retail dalam bentuk usaha seperti minimarket. Keberadaan minimarket seperti ini sebenarnya ikut membantu memajukan perekonomian masyarakat. Dengan kata lain, ketika Anda melakukan wakaf produktif dalam bentuk apapun, maka Anda secara tidak langsung sudah berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.
      edit

0 komentar:

Posting Komentar