Selasa, 28 April 2020

Published April 28, 2020 by with 0 comment

Malas Olahraga, Hati Hati Dengan Ancaman Penyakit Tidak Menular


Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan tantangan yang semakin mengkhawatirkan yang dihadapi berbagai negara di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mencatat sebanyak 75 persen beban kematian karena PTM terjadi di negara berkembang. Dimana kejadian PTM meningkat lebih cepat dan terjadi pada kelompok usia yang semakin muda.

Faktor resiko PTM 80 persen disebabkan gaya hidup, seperti kurang aktifitas fisik, kurang konsumsi sayur dan buah, obesitas, merokok, dan konsumsi alkohol. Faktor resiko ini merupakan faktor-faktor yang dapat dicegah dengan mengupayakan gaya hidup sehat.

Melihat fenomena ini, Nestle Indonesia menghadirkan inovasi produk terbarunya, yaitu Nestlé Acticor. Minuman mengandung susu serta beta glucan dari oats dan Inulin yang berasal dari chicory. Salah satu manfaat acticor jika rutin diminum tidak lain adalah untuk membantu menurunkan kolesterol.

Nestle ACTICOR juga mengandung vitamin B1 dan B2 yang berperan sebagai koenzim perubahan karbohidrat menjadi energi. Selain itu Nestle ACTICOR rendah lemakdan tersedia dalam empat pilihan rasa yang unik dan enak menurut saya. Rasa yang disukai yaitu Avocado, banana, chocolate dan green tea-latte yang sangat praktis untuk diminum 2 kali sehari setelah makan untuk hasil signifikan.

Di Indonesia setidaknya ada beberapa penyakit tidak menular yang paling banyak menyerang, diantaranya adalah:

1. Diabetes
Diabetes merupakan penyakit tidak menular kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi. Diabetes bisa disebabkan oleh faktor keturunan dan gaya hidup kurang sehat, seperti jarang olahraga, dan sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan berlemak. Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh dan berbagai komplikasi berbahaya, seperti penyakit jantung, kebutaan, gagal ginjal, infeksi berat, ketoasidosis diabetik, dan hyperglycemic hyperosmolar syndrome (HHS).

2. Kanker
Kanker merupakan penyakit tidak menular dengan angka kematian tertinggi kedua setelah penyakit jantung dan pembuluh darah. Di Indonesia, jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian pada pria adalah kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker kolorektal, sedangkan pada wanita, jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian adalah kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker serviks.

3. Penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular adalah sekelompok penyakit pada jantung dan pembuluh darah. Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan kategori penyakit kronis penyebab kematian nomor satu di dunia. Munculnya penyakit ini berhubungan erat dengan tekanan darah tinggi, obesitas, serta aterosklerosis. Penyakit kardiovaskular ini terdiri dari beberapa jenis dan kebanyakan penyakit ini membahayakan nyawa penderitanya. Jenis penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi dan banyak menyebabkan kematian adalah serangan jantung, penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal jantung.
Baca Selengkapnya
      edit

Sabtu, 18 April 2020

Published April 18, 2020 by with 0 comment

Atasi Masuk Angin Dengan Cara Ini


Dari dulu memang masuk angin flu sudah akrab ditelinga kita masyarakat Indonesia karena memang keluhan ini sering diutarakan dimasyarakat, padahal terminologi masuk angin dalam dunia kedokteran masih belum jelas, yang dikenal hanyalah sindroma dispepsi atau dispepsia (gangguan percernaan).

Umumnya masyarakat Indonesia menyebut seseorang sedang mengalami masuk angin flu jika merasa perut kembung, mual, pusing, lesu, sering bersendawa, hingga menyebabkan muntah. Jika keluhan tersebut yang dirasakan, maka penjelasan medis yang dapat dipakai adalah sindrom dispepsia.

Masuk angin biasanya timbul karena badan terlalu capek atau kondisi cuaca yang kurang bisa diterima oleh tubuh. Namun pada beberapa orang, masuk angin merupakan suatu penyakit langganan karena sistem imun mereka yang lemah sehingga mengganggu pekerjaan sehari-hari.

Sebenarnya ada beberapa kegiatan yang sehari-hari yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, semisal:

1. Berkumur-kumur
Kebiasaan yang dilakukan orang Jepang dalam meminta anak-anaknya untuk berkumur-kumur setelah melakukan berbagai macam aktivitas hariannya ternyata mampu menghindarkan diri dari masalah masuk angin. Hal ini berkaitan dengan menghilangkan kuman yang berkumpul di area mulut.

2. Menggunakan madu serta lemon
Madu dan lemon jika diolah dengan cara mencampurkan kedua bagiannya tentu akan menjadi obat masuk angin alami yang paling mudah untuk dibuat dan enak untuk dikonsumsi. Madu memiliki kandungan gizi yang baik dalam proses regenerasi serta peremajaan sel tubuh. Sedangkan lemon memiliki kandungan vitamin C tinggi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Itulah sebabnya dua campuran bahan tersebut akan sangat tepat digunakan sebagai bahan herbal alami untuk mengusir masalah masuk angin dari dalam tubuh dengan mudah.

3. Minum Tolak Angin Cair
Selain menggunakan kedua cara di bagian atas tadi, ada pula cara lain yang bisa anda lakukan dengan lebih mudah dan hasil yang jauh maksimal, yaitu penggunaan tolak angin cair sebagai minuman kesehatan untuk mengatasi masuk angin yang paling tepat. Selain itu ada juga varian permen tolak angin yang bisa membuat tenggorokan jadi terasa lebih lega dan nafas menjadi lebih mudah dan ringan.
Baca Selengkapnya
      edit