Minggu, 19 Juli 2020

Published Juli 19, 2020 by with 0 comment

Jangan Lengah Pandemi Covid-19 Masih Belum Selesai


Sejak awal 2020, dunia gempar oleh virus corona baru yang menyerang pernapasan manusia dan bisa menyebabkan kematian. Virus  yang berasal dari Wuhan, China, ini dengan cepat menyebar ke berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa mata, mulut dan hidung bisa menjadi titik masuk bagi virus corona untuk menginfeksi manusia. Itulah sebabnya, diperingatkan agar tidak menyentuh wajah tanpa mencuci tangan dengan benar.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).

Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala.

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, diantaranya Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius), Batuk kering, dan Sesak napas.

Selain itu Ada beberapa gejala lain yang juga bisa muncul pada infeksi virus Corona meskipun lebih jarang, seperti Diare, Sakit kepala, Konjungtivitis, Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau, hingga Ruam di kulit. Gejala-gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah penderita terpapar virus Corona.

Segera lakukan isolasi mandiri bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang telah disebutkan di atas, terutama jika dalam 2 minggu terakhir Anda berada di daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau kontak dengan penderita COVID-19.

Salah satu anjuran pemerintah untuk mencegah terpapar corona adalah dengan tidak berkumpul di tempat yang sama dalam waktu bersamaan, hal itu membuat banyak masyarakat yang ragu bahkan takut saat harus memeriksakan diri di fasilitas kesehatan.

Namun hal ini bisa disiasati dengan menggunakan aplikasi Halodoc, Pengguna bisa memanfaatkan Check COVID-19 di aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi mengenai gejala kesehatan yang sedang dialami dan melakukan self-assessment atau pemeriksaan sendiri virus corona.

Apabila ada dugaan menderita COVID-19, dokter dari Halodoc akan berupaya menangani dengan meminta pengguna tetap di rumah, menerapkan isolasi di rumah, dan obat yang diresepkan akan diantar menggunakan ojek online ke rumah pengguna.

Bila membutuhkan penanganan dan tindakan lebih lanjut, akan dirujuk ke rumah sakit rujukan, seperti RS BMC Mayapada Bogor. Dokter Halodoc telah mendapatkan pelatihan dan memiliki pengetahuan memadai sesuai anjuran pemerintah dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai COVID-19, agar bisa memberikan konsultasi yang tepat.

Bila Anda mungkin terpapar virus Corona tapi tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlu memeriksakan diri ke rumah sakit, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain. Bila muncul gejala, baru lakukan isolasi mandiri dan tanyakan kepada dokter melalui telepon atau aplikasi mengenai tindakan apa yang perlu Anda lakukan dan obat apa yang perlu Anda konsumsi.
Baca Selengkapnya
      edit

Minggu, 05 Juli 2020

Published Juli 05, 2020 by with 0 comment

Berikut Alasan Kenapa Asuransi Kesehatan Keluarga Penting Dimiliki


Jaminan kesehatan tentu jadi kebutuhan dalam era serba cepat ini. Tanpa disadari, dengan memiliki asuransi kesehatan, Anda sekeluarga sedang berupaya membangun kesiapan untuk menghadapi kondisi terburuk sekalipun. Asuransi kesehatan Allianz sebagai pelopor asuransi khusus perlindungan atas kanker bisa jadi pilihan terbaik untuk Anda dan keluarga.

Selain perlindungan atas kanker, Allianz juga memberikan perlindungan optimal atas beragam kondisi terburuk lewat asuransi kesehatan keluarga. Semakin cepat memilikinya, maka akan semakin baik juga untuk mulai membangun proteksi utuh bagi keluarga tercinta. Pasalnya, asuransi kesehatan keluarga akan menjamin pelayanan kesehatan yang maksimal untuk setiap anggota keluarga yang terhitung dalam polis. Sehingga, kehadirannya begitu penting karena dapat menunjang kelayakan hidup sekeluarga.

Kenapa Keluarga Perlu Asuransi Kesehatan?

Keraguan memang tidak jarang menghampiri siapa pun yang baru pertama kali mencoba sesuatu. Begitu pula pada kasus pembelian asuransi kesehatan untuk keluarga. Skala yang berbeda dengan asuransi individu tidak jarang dianggap rumit. Namun, segeralah buang anggapan tersebut karena akan menghambat pergerakan Anda. Berikut adalah alasan kenapa keluarga perlu asuransi kesehatan:

1. Perlindungan Finansial Tanpa Disadari
Tidak jarang pendapatan habis begitu saja bahkan untuk hal yang tidak diperlukan. Ubah kebiasaan tersebut dengan mengalihkannya ke hal yang lebih bermanfaat. Salah satunya dengan memiliki jaminan kesehatan. Asuransi kesehatan bisa melindungi finansial keluarga tanpa disadari karena premi yang dibayar juga berperan sebagai tabungan untuk keperluan kesehatan tak terduga di masa yang akan datang.

2. Membantu Persiapan Jangka Panjang
Mempersiapkan segala kemungkinan yang akan datang bisa dilakukan lewat asuransi kesehatan. Apalagi jika menyangkut keluarga, maka persiapan yang dilakukan tidak bisa main-main. Asuransi bisa jadi sumber keuangan untuk memenuhi biaya kesehatan saat kondisi finansial terburuk sekalipun. Manfaat ini juga bisa Anda dan keluarga rasakanuntuk kurun waktu yang cukup panjang, dengan pelayanan kesehatanyang akan terus terjamin.

3. Bisa Dijadikan Warisan
Beberapa jenis asuransi menyediakan fitur pengalihan kepemilikan sehingga asuransi bisa dijadikan warisan. Dengan kata lain, asuransi bisa dijadikan lahan investasi yang amat menguntungkan. Berhubung yang dimiliki adalah asuransi kesehatan keluarga, nantinya asuransi bisa dialihkan untuk generasi selanjutnya.

4. Perlindungan Sejak Dini
Melakukan pencegahan akan lebih baik bila dilakukan sejak dini. Bila hal tersebut dilakukan, artinya Anda sekeluarga sedang melakukan penanganan awal untuk menghadapi berbagai kondisi paling buruk sekalipun. Perlindungan menyeluruh untuk semua anggota keluarga bisa dibangun mulai saat ini juga. 

5. Bisa Digunakan dalam Kondisi Tersulit Sekalipun
Asuransi kesehatan keluarga memberikan pelayanan prima pada setiap nasabahnya. Pada dasarnya asuransi bisa dimanfaatkan dalam kondisi apa pun. Sekalipun kondisi finansial sedang tidak memadai untuk pembayaran premi, kelonggaran cukup mungkin diberikan, denganjaminan yang telah disepakati tidak akan berkurang sedikit pun.

Tunggu apa lagi, singkirkan keraguan Anda dan segera beli asuransi kesehatan keluarga. Berikan keluarga proteksi maksimal dengan jaminan yang bisa dirasakan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Asuransi bukan hanya berperan sebagai penjamin pelayanan kesehatan tapi juga bisa dijadikan penolong finansial Andadi masa yang akan datang ketika musibah terjadi.
Baca Selengkapnya
      edit